Pengertian Kedudukan serta Fungsi Al-Qur'an dalam Islam

Pengertian Al-Qur'an


Allah Subhanahu wa Ta'ala (SWT) telah memberi nama bagi kitab suci yang diturunkan kepada nabi dan rasul-Nya Muhammad Shallallahu Alaihi was Salam (SAW) dengan nama Al-Qur'an.

Secara bahasa (etimologi), kata Al-Qur'an berarti bacaan atau suatu yang dibaca. Menurut Al-Lihyani, kata Al-Qur'an adalah isim masdar dengan arti isim maf'ul, yaitu yang dibaca.
Adapun menurut istilah, Al-Qur'an adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw yang lafalnbya merupakan mu'jizat, dianggap ibadah bagi orang yang membacanya, diriwayatkan kepada kita secara mutawattir, dan ditulis dalam mushaf-mushaf yang dimulai dari surat Al-Fatihah sampai surat An-nas.

Nama-nama Al-Qur'an yang Masyhur


Kitab suci Al-Qur'an mempunyai sejumlah nama lain selain namanya sendiri, Al-Qur'an. naman-nama tersebut adalah.
Al-Furqan, yang berarti pembeda antara yang hak dan batil.
Al-Kitab.
Adz-Zikr, yang berarti peringatan bagi mereka yang lupa
At-Tanzil, yang berarti diturunkan
Shuhuf, yang berarti lembaran-lembaran.

Kedudukan Al-Qur'an Dalam Islam


Kedudukan Al-Qur'an di dalam islam adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum yang ada di bumi, sebagaimana firman Allah:
"Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul [Nya], dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah [Al Qur’an] dan Rasul [sunnahnya], jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama [bagimu] dan lebih baik akibatnya." (An-Nisa' : 59)

Fungsi Al-Qur'an Dalam Islam


Adapun sebagian fungsi dari Al-Quran yaitu :

Sebagai Hidayah dan Petunjuk bagi manusia dalam menjalani hidupnya secara baik dan sebagai rahmat bagi alam semesta. Disamping itu juga sebagai pembeda antara yang benar dan yang salah, sebagai pedoman dalam menyelesaikan sesuatu yang muncul di tengah masyarakat.
Sebagai mu'jizat terbesar Nabi Muhammad saw untuk membuktikan bahwa beliau adalah Nabi sekaligus Rasul Allah, dan bahwa Al-Qur'an benar-benar firmanNya yang tidak dapat ditandingi
Sebagai Pemberi kata putus terakhir yang benar mengenai masalah yang diperselisihkan dikalangan pemimpin-pemimpin agama, dari macam-macam agama, sekaligus sebagai pelurus kepercayaan-kepercayaan, pendapat-pendapat, anggapan-anggapan yang salah dan keliru yang terdapat dalam bibel atau kitab-kitab lain yang dipandang suci oleh para pemiliknya
sebagai pengukuh dan penguat kebenaran adanyan Kitab-kitab suci yang pernah diturunkan sebelum Al-Quran, dan kebenaran tentang adanya para nabi dan rasul beserta kitab sucinya msing-masing yang sudah tidak asli lagi, karena diubah-ubah oleh para pemuka dan pemimpin mereka
sebagai penutup wahyu wahyu yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi dan Rasul-Nya. sehingga dengan adanya Al-Qur'an tidak dibutuhkan wahyu lainnya.

sumber : (http://aprililmuttaqin.blogspot.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel